Bone – Universitas Muhammadiyah Bone kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui pemberangkatan 20 mahasiswa untuk mengikuti Program Magang Internasional di Taiwan. Dari puluhan peserta tersebut, dua mahasiswa berasal dari Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP), Program Studi Agribisnis, yang siap membawa nama baik kampus dan daerah di kancah internasional.
Kedua mahasiswa tersebut adalah Risky, mahasiswa semester II, dan Fitriani, mahasiswi semester IV. Keberhasilan mereka mengikuti program magang internasional menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone memiliki kualitas dan daya saing untuk berkompetisi di tingkat global.
Sebelum diberangkatkan ke Taiwan, para peserta mengikuti Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Magang Internasional yang diselenggarakan di Aula Beramal Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone. Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan dihadiri oleh pimpinan universitas, pemerintah daerah, dosen, serta orang tua mahasiswa yang turut memberikan doa dan dukungan kepada putra-putri mereka.
Prosesi pelepasan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini juga dipandu oleh Ketua Panitia, Dr. Taslim, S.S., M.Pd.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa program magang internasional merupakan salah satu bentuk komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui pengalaman belajar dan bekerja di lingkungan internasional.
“Program ini bukan hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membangun jejaring internasional. Kami berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik Universitas Muhamadiyah Bone dan Indonesia selama berada di Taiwan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, dan semangat belajar sebagai bekal menghadapi dunia kerja global.
Kegiatan pembekalan juga membekali mahasiswa dengan berbagai materi terkait budaya kerja di Taiwan, etika profesional, komunikasi lintas budaya, serta kesiapan mental sebelum menjalani program magang. Kehadiran para orang tua dalam kegiatan tersebut menjadi momen yang penuh haru sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah besar yang diambil oleh para mahasiswa.
Bagi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone, keberhasilan Risky dan Fitriani merupakan capaian yang membanggakan. Keduanya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi akademik, kemampuan berbahasa asing, serta keterampilan profesional sehingga semakin banyak mahasiswa FPP yang mampu mengikuti berbagai program internasional di masa mendatang.
Program Magang Internasional di Taiwan menjadi salah satu implementasi nyata visi Universitas Muhammadiyah Bone dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing global. Melalui pengalaman bekerja di luar negeri, para mahasiswa diharapkan memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan wawasan baru yang nantinya dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan sektor pertanian, agribisnis, dan berbagai bidang lainnya di Indonesia.
Keberangkatan 20 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone, termasuk dua mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan, menjadi tonggak penting dalam upaya internasionalisasi kampus. Semoga pengalaman yang mereka peroleh di Taiwan menjadi bekal berharga untuk berkarya, menginspirasi generasi berikutnya, dan mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Bone di tingkat internasional.
