FPP UNIM Bone

Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIM Bone Gelar FGD Penguatan Kurikulum OBE untuk Mendukung Akreditasi Unggul Program Studi

Bone – Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Bone menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) untuk Mendukung Akreditasi Unggul Program Studi sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. Hj. Ernida Mahmud, S.P., M.P., ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta lembaga mitra. Diskusi dipandu oleh Wakil Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Sulkifli, S.P., M.P., yang bertindak sebagai moderator sehingga jalannya forum berlangsung aktif, dinamis, dan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis.

FGD ini dihadiri oleh mitra dari berbagai instansi, yaitu:

  • PT. Albumi Nutrisi Indonesia, diwakili oleh Indriwan Bend., S.Pt. dan M. Aswad, S.Pt.
  • P4S Lamellong, diwakili oleh Burhanuddin, S.P.
  • PT. Sitenriola Organik, diwakili oleh Hasbi Ashshiddiqy, S.Kom.
  • P4S Wanua Lampoko, diwakili oleh Awal Anda Rezki, S.T.Pt.

Dalam sambutannya, Dr. Hj. Ernida Mahmud, S.P., M.P. menyampaikan bahwa penyusunan dan penyempurnaan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) merupakan langkah strategis untuk memastikan proses pendidikan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tuntutan industri.

Keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam penyusunan kurikulum menjadi bagian penting untuk memastikan lulusan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone memiliki kompetensi yang relevan, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Masukan dari para mitra menjadi bekal berharga dalam mendukung pencapaian akreditasi unggul program studi, “ujar Dekan FPP.

Selama diskusi, para peserta membahas berbagai aspek implementasi kurikulum OBE, mulai dari penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan kebutuhan pengguna lulusan, penguatan kompetensi teknis dan soft skills mahasiswa, pengembangan pembelajaran berbasis proyek dan kasus, hingga peluang kolaborasi dalam program magang, penelitian terapan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Para mitra DUDI memberikan berbagai masukan kontruktif mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja saat ini, termasuk kemampuan komunikasi, pemanfaatan teknologi, kepemimpinan, kewirausahaan, dan pengalaman praktik lapangan yang lebih intensif. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum seluruh program studi di lingkungan Fakultas Pertanian dan Peternakan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone semakin memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna lulusan.

FGD Penguatan Kurikulum OBE ini menjadi salah satu langkah nyata Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone dalam mewujudkan program studi berakreditas unggul, sekaligus menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, berdaya saing, serta siap memberikan kontribusi bagi pembangunan sektor pertanian dan peternakan Indonesia.

Scroll to Top